slot depo 10k slot depo 10k
Nasional

Kemenperin Tingkatkan Standar Drone untuk Sektor Pertanian di Indonesia

Jakarta – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) berkomitmen untuk memperkuat pengelolaan standar drone pertanian sebagai langkah strategis dalam memodernisasi sistem pertanian di Indonesia yang berbasis pada industri 4.0. Kebijakan ini diimplementasikan melalui penerapan Standar Nasional Indonesia (SNI) yang bertujuan untuk memastikan kualitas, keamanan, dan keandalan produk drone pertanian yang dihasilkan di dalam negeri.

Pentingnya Standardisasi dalam Drone Pertanian

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menegaskan bahwa standardisasi merupakan alat yang krusial untuk melindungi industri lokal serta konsumen. Dengan menerapkan standar pada drone pertanian, Kemenperin berharap dapat menciptakan fondasi yang kuat agar teknologi ini dapat digunakan dengan tangguh dan mampu bersaing secara global dalam jangka panjang.

“Penerapan standar pada drone pertanian bukan hanya sekedar tambahan, melainkan elemen penting untuk memastikan kualitas dan keamanan produk yang ada di pasar domestik. Transformasi menuju pertanian 4.0 harus didukung oleh teknologi yang handal agar mampu bersaing baik di tingkat domestik maupun global,” ungkap Agus melalui laman resmi Kemenperin.

Peran Badan Standardisasi dan Kebijakan Jasa Industri

Kepala Badan Standardisasi dan Kebijakan Jasa Industri Kemenperin, Emmy Suryandari, menggarisbawahi bahwa standardisasi berfungsi untuk menciptakan keseragaman kualitas serta efisiensi dalam operasional industri alat dan mesin pertanian (alsintan). “Dengan sertifikasi ini, pemerintah berkomitmen untuk mendampingi pelaku industri dalam meningkatkan kualitas produk dan daya saing di pasar global,” jelasnya.

Kemenperin, melalui Balai Besar Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri Logam dan Mesin (BBSPJILM), melaksanakan sertifikasi untuk produk drone pertanian yang diproduksi di Indonesia. Lembaga ini bertugas melakukan pengujian dan sertifikasi serta memastikan bahwa produk industri logam dan mesin memenuhi standar yang berlaku.

Implementasi Standar Nasional untuk Drone Pertanian

BBSPJILM telah ditunjuk oleh Badan Standardisasi Nasional untuk melaksanakan sertifikasi produk drone pertanian berdasarkan SNI 9199:2023 yang berlaku secara nasional. Standar ini mencakup berbagai persyaratan kualitas dan metode pengujian yang diperlukan untuk memastikan keamanan, kinerja, dan keandalan perangkat ketika digunakan di lapangan.

Kepala BBSPJILM, Mogadishu Djati Ertanto, menyatakan bahwa pihaknya telah menyiapkan fasilitas laboratorium dan sumber daya manusia yang diperlukan untuk mendukung implementasi kebijakan ini. Peningkatan kapabilitas ini sangat penting untuk menjawab tantangan dari perkembangan teknologi drone pertanian yang semakin kompleks dan dinamis di tingkat global.

Manfaat Sertifikasi untuk Industri dan Petani

“Melalui skema sertifikasi ini, setiap produk drone pertanian yang berhasil melewati uji akan dipastikan memiliki integritas struktural dan fungsional yang valid. Ini menjadi jaminan bahwa inovasi yang dilakukan oleh produsen tidak hanya unggul dari segi konsep, tetapi juga aman dan dapat diandalkan saat dioperasikan,” kata Djati.

  • Peningkatan kredibilitas produk
  • Perluasan akses pasar
  • Penguatan daya saing global
  • Kesempatan bagi produsen lokal untuk menembus pasar ekspor
  • Kemampuan bersaing dengan produk impor secara berkelanjutan

Bagi para petani, penggunaan drone yang telah tersertifikasi memberikan dampak langsung terhadap efisiensi biaya produksi serta meningkatkan akurasi dalam penyemprotan di lapangan. Teknologi ini memungkinkan distribusi pestisida dan pupuk yang lebih tepat sasaran, sehingga secara signifikan mengurangi risiko kesalahan aplikasi.

Risiko Tanpa Standardisasi

“Penggunaan drone dalam sektor pertanian memiliki karakteristik khusus, terutama dalam membawa muatan bahan kimia seperti pestisida dan pupuk cair. Tanpa adanya standar mutu yang jelas, potensi risiko seperti ketidakefisienan dalam operasional dan gangguan keselamatan kerja dapat terjadi,” tegas Djati, menunjukkan pentingnya penerapan standar yang ketat.

Dengan adanya langkah-langkah yang diambil oleh Kemenperin dalam meningkatkan standar drone pertanian, diharapkan Indonesia dapat mengoptimalkan potensi pertanian melalui inovasi teknologi yang aman dan efisien. Standarisasi ini tidak hanya akan mendukung kemampuan lokal dalam bersaing di pasar global, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi para petani dan seluruh ekosistem pertanian di tanah air.

Dalam konteks yang lebih luas, penerapan standar drone pertanian ini merupakan salah satu langkah penting dalam menuju pertanian yang berkelanjutan dan berbasis teknologi. Hal ini sejalan dengan visi pemerintah untuk menciptakan sistem pertanian yang lebih modern dan efisien, serta mampu memenuhi kebutuhan pangan yang terus meningkat seiring dengan pertumbuhan populasi.

➡️ Baca Juga: Dony Tri Pamungkas Kembali Menjadi Pemain Muda Terbaik di BRI Super League 2023

➡️ Baca Juga: Pemerintah Bersiap dengan Alternatif Pasokan Minyak Menyusul Penutupan Selat Hormuz: Keterangan Menteri ESDM

Related Articles

Back to top button