Maybank Luncurkan Solusi Perbankan Syariah Terintegrasi untuk Konektivitas Ekosistem Halal ASEAN

Jakarta – Dalam upaya memperkuat posisinya sebagai mitra terpercaya dalam industri halal di kawasan ASEAN, Maybank Group, melalui Unit Usaha Syariah (UUS) PT Bank Maybank Indonesia Tbk, mengumumkan langkah-langkah strategis untuk mempercepat integrasi serta pertumbuhan ekosistem ekonomi halal. Inisiatif ini diharapkan dapat membantu para pelaku usaha halal untuk lebih mudah mengakses pasar internasional, memanfaatkan jaringan yang luas dari Maybank Group. Langkah ini ditandai dengan penandatanganan Letter of Intent (LOI) antara UUS Maybank Indonesia dan Pusat Industri Halal Kementerian Perindustrian, bertepatan dengan acara Halal Indonesia International Industry Expo di Tangerang.
Kerjasama Strategis untuk Memperkuat Ekosistem Halal
Kerja sama ini berfokus pada lima pilar utama yang akan mendukung pengembangan industri halal di Indonesia. Pilar-pilar tersebut mencakup:
- Promosi industri halal
- Fasilitasi sertifikasi dan penguatan kapasitas usaha
- Akses pembiayaan syariah
- Edukasi industri
- Pembukaan akses pasar dan jejaring bisnis
Direktur UUS Maybank Indonesia, Romy Buchari, menekankan pentingnya sinergi ini untuk membangun kerangka kerja yang terintegrasi, guna meningkatkan daya saing industri halal domestik. “Indonesia memiliki potensi yang sangat besar untuk menjadi pusat manufaktur dan perdagangan halal di tingkat regional. Kemitraan dengan Kementerian Perindustrian merupakan bagian dari komitmen kami untuk mendukung pelaku usaha dalam menghadapi tantangan dan memanfaatkan peluang yang ada,” ungkapnya.
Peningkatan Konektivitas di Tingkat Regional
Selain langkah-langkah di tingkat nasional, Maybank juga melakukan penguatan di level regional. Hal ini diwujudkan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Maybank Singapore dan Gallant Venture Ltd. Kerjasama ini bertujuan untuk mengembangkan Bintan Inti Halal Hub, yang akan menyediakan solusi perbankan syariah yang menghubungkan ekosistem industri halal di Indonesia, Singapura, dan Malaysia.
Empat Pilar Kemitraan Regional
Inisiatif ini didasarkan pada empat pilar utama yang terdiri dari:
- Promosi investasi
- Penyediaan solusi perbankan syariah yang komprehensif
- Pengembangan kapasitas ekosistem halal
- Dukungan infrastruktur operasional, termasuk logistik dan supply chain
Melalui kolaborasi ini, pelaku usaha akan mendapatkan solusi end-to-end yang mengintegrasikan fasilitas Free Trade Zone di Bintan, transaksi perbankan lintas batas, serta akses pemasaran yang lebih luas melalui platform marketplace B2B Halal yang pertama di Malaysia, Salaam Marketplace.
Masa Depan Ekonomi Halal Melalui Konektivitas
Menurut Alvin Lee Han Eng, CEO Maybank Singapore, masa depan ekonomi halal sangat bergantung pada konektivitas regional. “Kolaborasi ini memadukan keahlian perbankan syariah dengan jaringan regional Maybank, membuka peluang bisnis lintas batas yang lebih luas di seluruh ASEAN,” ujarnya.
Model Singapore-Bintan Twinning
Gallant Venture Ltd memperkenalkan model Singapore-Bintan twinning, yang berfungsi untuk memposisikan Bintan Inti Halal Hub sebagai basis manufaktur dan ekspor halal yang kompetitif. “Model ini mengintegrasikan modal dan konektivitas global dari Singapura dengan infrastruktur plug-and-play yang efisien biaya di Bintan. Bersama Maybank, kami menyediakan pembiayaan dan ekosistem terpadu agar para pelaku industri dapat mempercepat ekspansi mereka secara berkelanjutan,” jelas Eugene Park, CEO Gallant Venture.
Mendukung Pertumbuhan Ekonomi Rill Melalui Perbankan Syariah
Yasin Abdullah, Group Chief Executive Officer Islamic Banking & CEO Maybank Islamic Berhad, menyatakan bahwa langkah-langkah ini sejalan dengan strategi ROAR30 yang ditujukan untuk menggerakkan ekonomi riil dan memperkuat posisi kepemimpinan Maybank dalam sektor perbankan syariah di pasar ASEAN. Rangkaian inisiatif ini mencerminkan komitmen Maybank Group untuk menjembatani potensi industri halal di tingkat regional.
Membangun Jaringan untuk Pasar Halal Global
Dengan mengintegrasikan infrastruktur industri yang siap pakai, pendampingan regulasi yang tepat, serta jaringan perbankan syariah yang kuat, kolaborasi antara regulator, pelaku industri, dan Maybank diharapkan dapat menjadi motor penggerak dalam rantai pasokan regional. Sinergi ini tidak hanya akan mendukung perkembangan industri halal antara Indonesia, Singapura, dan Malaysia, tetapi juga membuka jalan bagi penetrasi pasar halal global yang lebih luas.
Dengan langkah-langkah yang diambil oleh Maybank Group, para pelaku usaha halal kini memiliki peluang lebih besar untuk berkembang dan bersaing di pasar internasional. Solusi perbankan syariah yang terintegrasi ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi halal di kawasan ASEAN, serta meningkatkan daya saing industri halal Indonesia di kancah global.
➡️ Baca Juga: Jadwal MotoGP San Marino 2026: Marquez Targetkan Puncak Klasemen, Sprint Race & Live Streaming
➡️ Baca Juga: Warga DKI Jakarta Harus Siaga Menghadapi Cuaca Ekstrem 6 hingga 9 April



