Digital Realty Memperkuat Fondasi Ekonomi Digital Indonesia Melalui ServiceFabric

Jakarta – Indonesia semakin menunjukkan diri sebagai penggerak utama dalam ekonomi digital di kawasan Asia Tenggara. Dengan proyeksi nilai ekonomi digital yang diperkirakan akan melewati USD 130 miliar pada tahun 2026, pertumbuhan ini didorong oleh peningkatan signifikan dalam penggunaan internet, lonjakan transaksi digital, serta arus investasi yang deras di sektor teknologi. Namun, pertumbuhan yang pesat ini juga menghadirkan tantangan baru berupa kebutuhan akan infrastruktur digital yang tidak hanya cepat dan andal tetapi juga mampu terhubung secara global dan siap untuk menghadapi era komputasi yang intensif, seperti kecerdasan buatan (AI) dan komputasi berkinerja tinggi (HPC).
Peran Digital Realty dalam Ekonomi Digital Indonesia
Menjawab tantangan tersebut, Digital Realty memperkuat posisinya sebagai penyedia infrastruktur digital yang menghubungkan ekosistem lokal dengan jaringan teknologi global. Perusahaan ini dikenal sebagai data center yang netral terhadap penyedia layanan, menawarkan layanan colocation dan interkoneksi terintegrasi untuk mendukung transformasi digital di Indonesia. Dalam perkembangan terbarunya, Digital Realty menggunakan ServiceFabric, sebuah platform manajemen interkoneksi digital yang dirancang untuk menyatukan beragam layanan cloud, jaringan, dan infrastruktur TI dalam satu ekosistem yang terintegrasi.
ServiceFabric merupakan bagian dari PlatformDIGITAL®, infrastruktur global milik Digital Realty yang memungkinkan konektivitas lintas wilayah berlangsung dengan lebih cepat, fleksibel, dan aman. Meningkatnya kebutuhan komputasi untuk AI mendorong Digital Realty untuk menyiapkan infrastruktur yang mampu menangani beban kerja dengan intensitas tinggi, termasuk penggunaan sistem pendingin cair, dukungan daya berkepadatan tinggi, serta fasilitas kolokasi yang didesain khusus untuk komputasi skala besar.
Fasilitas Data Center CGK10 dan CGK11
Fasilitas data center CGK10 dan CGK11 menjadi tulang punggung operasional Digital Realty di Indonesia. Keduanya dirancang untuk mendukung konektivitas tanpa hambatan dan memastikan pengelolaan data serta beban kerja berjalan secara efisien dalam ekosistem global. Dengan standar operasional yang telah mendapatkan sertifikasi Tier IV, yang merupakan tingkat tertinggi dalam industri pusat data, Digital Realty menunjukkan komitmennya terhadap ketersediaan yang tinggi, mencapai 99,995%.
- Sistem redundansi penuh
- Ketahanan tinggi terhadap gangguan operasional
- Desain yang mendukung komputasi skala besar
- Keamanan data yang terjamin
- Infrastruktur yang siap menghadapi perkembangan teknologi
Andha Yudha Permana, Director of Business & Commercial Digital Realty, menekankan bahwa fokus perusahaan tidak hanya terbatas pada penyediaan infrastruktur fisik. Ia menyatakan, “Kami menghadirkan fondasi pusat data yang kuat, aman, dan siap mendukung kebutuhan digital masa depan di Indonesia. Namun, komitmen kami tidak berhenti pada infrastruktur fisik saja.”
Peluncuran ServiceFabric: Langkah Strategis untuk Ekosistem Digital Terbuka
Peluncuran ServiceFabric yang dijadwalkan pada semester kedua 2026 akan menjadi tonggak penting dalam memperkuat ekosistem digital terbuka di Indonesia. Platform ini memungkinkan pelanggan untuk mengelola konektivitas secara mandiri, menghubungkan infrastruktur lokal dengan hub internasional dalam hitungan menit, serta mempercepat transformasi digital tanpa mengorbankan aspek keamanan. Di tengah kompleksitas kebutuhan teknologi modern, ServiceFabric hadir sebagai solusi untuk menyederhanakan integrasi antara penyedia cloud, jaringan, dan layanan TI.
Dengan pendekatan berbasis software-defined, platform ini juga meminimalisir hambatan geografis dan teknis dalam pertukaran data. Keberadaan node IIX-JK2 milik APJII di fasilitas CGK11 semakin memperkuat peran strategis Digital Realty, menjadikannya salah satu pusat interkoneksi penting di Indonesia. Infrastruktur ini memungkinkan lalu lintas data domestik diproses dengan latensi yang rendah, sehingga meningkatkan kualitas layanan digital di seluruh negeri.
Transformasi Bisnis dengan Dukungan AI
Krishna Worotikan, Chief Financial Officer Digital Realty, menyoroti bahwa perkembangan AI akan menjadi faktor kunci yang mengubah lanskap bisnis secara global. “AI akan menjadi katalis utama dalam transformasi industri. Dengan dukungan ServiceFabric dan pengalaman global Digital Realty dalam menangani beban kerja AI berskala besar, kami ingin memastikan perusahaan di Indonesia dapat terhubung dengan ekosistem global secara lebih mudah, efisien, dan berkelanjutan,” ungkapnya.
- Keterhubungan yang lebih baik dengan ekosistem global
- Transformasi digital yang lebih cepat dan aman
- Infrastruktur yang dirancang untuk mendukung AI
- Pengelolaan data yang efisien
- Kesempatan bagi perusahaan lokal untuk bersaing di tingkat global
Dengan kombinasi infrastruktur Tier IV, kemampuan interkoneksi global, dan kesiapan menghadapi era AI, Digital Realty memposisikan diri tidak hanya sebagai penyedia pusat data, tetapi juga sebagai enabler utama bagi ekonomi digital Indonesia yang semakin terhubung dan kompetitif di panggung internasional. Melalui inovasi dan komitmen terhadap teknologi, Digital Realty berkontribusi pada masa depan ekonomi digital yang lebih cerah bagi Indonesia.
➡️ Baca Juga: Harga iPhone Maret 2026 di Indonesia: Update Kenaikan Seri iPhone 14, 15, dan 16
➡️ Baca Juga: Skuad Garuda Muda Siap Berjuang di Piala AFF U-17 2026 untuk Raih Kesuksesan




