HUT ke-64, GBK Meningkatkan Pengakuan di Kalangan Komunitas Internasional

Jakarta – Gelora Bung Karno (GBK) merayakan ulang tahunnya yang ke-64 dengan sebuah transformasi signifikan yang tidak hanya berfokus pada pengelolaan aset negara, tetapi juga memperluas pengaruhnya di kancah internasional. Pusat Pengelolaan Komplek Gelora Bung Karno (PPKGBK) mengungkapkan bahwa perjalanan transformasi GBK kini mulai menarik perhatian global. Salah satu momen penting dalam perjalanan ini adalah undangan kepada Direktur Utama PPKGBK, Rakhmadi Afif Kusumo, untuk berbicara dalam forum TheStadiumBusiness ASIA 2026 yang akan berlangsung di Hong Kong pada bulan Oktober 2026. Dalam kesempatan tersebut, Rakhmadi akan membagikan wawasan mengenai transformasi GBK dan kemampuan Indonesia dalam mengelola fasilitas olahraga dan hiburan yang berskala besar.
Perjalanan Transformasi GBK
Perubahan yang dialami GBK dari sebuah proyek mega bersejarah menjadi kawasan publik modern telah mendapat pengakuan luas. Publikasi oleh CityChangers pada September 2026 menjadi salah satu bukti akan perjalanan ini. Rakhmadi menyatakan, “Kita terus belajar dari pengelola kawasan terbaik di dunia. Namun, lebih dari enam dekade perjalanan, Indonesia pun memiliki pengalaman berharga yang layak dibagikan kepada dunia.”
Seiring dengan meningkatnya jumlah acara berskala nasional dan internasional yang diadakan di GBK, kawasan ini semakin mengukuhkan posisinya sebagai distrik olahraga dan hiburan. Selama tahun 2026, berbagai fasilitas di kawasan GBK telah digunakan untuk berbagai kegiatan, termasuk olahraga, konser, MICE (Meetings, Incentives, Conferences, and Exhibitions), pameran, festival, hingga hiburan keluarga.
Acara-Acara Besar di GBK
Stadion Utama GBK menjadi salah satu lokasi favorit untuk pertandingan sepak bola, baik di tingkat internasional maupun nasional. Beberapa acara yang telah digelar di stadion ini antara lain:
- Barcelona Legends
- Aston Milan
- AC Milan
- Chelsea
- Persija dan Persib
Dalam waktu dekat, Stadion Utama GBK juga akan menyelenggarakan FIFA ASEAN Cup 2026. Sementara itu, Indonesia Arena terus berfungsi sebagai arena indoor utama di Indonesia, dengan banyak kejuaraan olahraga dan konser musik yang dijadwalkan. Menjelang akhir tahun 2026, arena ini akan menjadi tuan rumah bagi Hot Wheels Monster Trucks Live.
Istora Senayan dan Tennis Indoor tetap menjadi lokasi utama untuk kejuaraan bulu tangkis dunia serta berbagai pertunjukan seni. Selain itu, Jakarta International Convention Center (JICC) telah memperkuat ekosistem MICE dengan menjadi lokasi untuk pameran industri kreatif, fashion, expo UMKM, serta konferensi berskala besar.
Pengelolaan Aset yang Terintegrasi
Di balik upaya memperkuat posisi GBK di tingkat internasional, PPKGBK juga berfokus pada pembenahan pengelolaan aset negara. Peringatan HUT ke-64 GBK dilaksanakan di Golden Ballroom, Blok 15 kawasan GBK. Lokasi ini menjadi simbol pencapaian pemerintah dalam mengamankan dan mengembalikan penguasaan aset negara melalui proses hukum yang melibatkan berbagai kementerian dan lembaga.
Proses tersebut melibatkan Kementerian Sekretariat Negara, Kementerian Keuangan, dan Kementerian ATR/BPN, serta aparat penegak hukum dan jajaran PPKGBK. Rakhmadi menyatakan, “GBK adalah kebanggaan bangsa dan negara. Pengelolaan aset yang baik tidak hanya meningkatkan pendapatan, tetapi juga memberikan manfaat bagi masyarakat, termasuk dalam hal olahraga dan penyelenggaraan berbagai event.”
Peningkatan Pendapatan dan Kualitas Pelayanan
Dalam aspek kinerja, pendapatan PPKGBK menunjukkan tren yang positif. Pendapatan meningkat dari Rp415 miliar pada 2023 menjadi Rp566 miliar pada 2024, dan mencapai Rp812 miliar berdasarkan laporan audit 2025. Sebagai Badan Layanan Umum, peningkatan kinerja ini ditujukan untuk memperkuat layanan, menjaga dan mengembangkan aset, serta meningkatkan penerimaan dan manfaat ekonomi untuk negara.
Rakhmadi menekankan pentingnya produktivitas aset negara. “Peningkatan pendapatan harus sejalan dengan peningkatan kualitas fasilitas, pelayanan publik, dan pemeliharaan kawasan,” ujarnya.
Konektivitas dan Aksesibilitas Kawasan Senayan
Transformasi GBK juga bertujuan untuk meningkatkan konektivitas kawasan Senayan dengan pusat aktivitas sekitarnya. PPKGBK sedang menjajaki komunikasi dengan pemerintah daerah dan pengelola pusat perbelanjaan untuk meningkatkan aksesibilitas bagi pejalan kaki. Salah satu konsep yang sedang dikembangkan adalah konektivitas bawah tanah untuk menghubungkan berbagai pusat aktivitas.
Walaupun masih dalam tahap pengembangan, peningkatan konektivitas ini diharapkan dapat menciptakan kawasan Senayan yang lebih nyaman untuk pejalan kaki dan pengguna transportasi publik. Integrasi ini juga diharapkan dapat memperkuat hubungan antara kawasan olahraga, hiburan, perkantoran, pusat perbelanjaan, hotel, dan ruang publik.
Visi Masa Depan GBK
Memasuki usia yang ke-64, PPKGBK menyatakan komitmennya untuk melanjutkan transformasi GBK melalui pengamanan dan optimalisasi aset, peningkatan kualitas pelayanan, pengembangan teknologi, serta penguatan ekosistem olahraga, hiburan, dan MICE. Rakhmadi menegaskan pentingnya kolaborasi dengan pemerintah, mitra usaha, penyelenggara kegiatan, dan masyarakat dalam mencapai visi ini.
“Momentum HUT GBK kali ini adalah kesempatan untuk bersyukur dan mengapresiasi semua pihak yang telah bersama-sama menjaga aset negara. Kami memiliki tanggung jawab untuk memastikan bahwa aset yang telah kembali dikelola dengan baik dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat dan negara,” tambahnya.
Dengan semangat kolektif, Rakhmadi mengajak semua pemangku kepentingan untuk terus menjaga amanah negara, meningkatkan nilai aset, dan memberikan pelayanan terbaik. “Kami berkomitmen untuk mengenalkan Indonesia lebih jauh ke dunia,” tutupnya.
➡️ Baca Juga: Memaafkan Diri Sendiri atas Kesalahan Masa Lalu untuk Meningkatkan Kesejahteraan Emosional
➡️ Baca Juga: 28 Kode Redeem FF Aktif per 19 Maret 2026, Klaim Hadiah Anda Sekarang!




