Inovasi dalam pendidikan terus berkembang, terutama dalam upaya mendukung siswa dengan kebutuhan khusus. Tim mahasiswa Program Kreativitas Mahasiswa-Pengabdian kepada Masyarakat (PKM-PM) 2026 dari Universitas Bhakti Kencana, yang didanai oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, baru-baru ini meluncurkan sebuah board game bernama SociaGo di SLB C Karya Bhakti yang berlokasi di Jalan Sepondok III, Padasuka, Kecamatan Cibeunying Kidul, Kota Bandung, Jawa Barat. Inisiatif ini bertujuan untuk memberikan solusi dalam meningkatkan perilaku sosial adaptif siswa serta memperkuat kapasitas guru dalam mengaplikasikan media pembelajaran yang efektif.
Rangkaian Kegiatan Peluncuran SociaGo
Peluncuran board game SociaGo dilakukan dalam dua tahap penting. Tahap pertama adalah workshop untuk guru yang berlangsung pada 13 Juli 2026, diikuti dengan implementasi psikoedukasi kepada siswa pada 17 Juli 2026. Kegiatan ini dirancang untuk memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang penggunaan board game sebagai alat bantu dalam pembelajaran.
Tujuan Program SociaGo
Program ini bertujuan tidak hanya untuk memperbaiki perilaku sosial siswa, tetapi juga untuk meningkatkan kemampuan guru dalam memanfaatkan media pembelajaran visual. Board game yang terstruktur, aplikatif, dan berkelanjutan ini diharapkan dapat mendukung pembiasaan perilaku sosial adaptif bagi siswa tunagrahita di tingkat SMP dan SMA.
Tim Penggerak Program
Proyek ini dipimpin oleh Rena Nurafrizki Sonia, yang didampingi oleh anggota tim yaitu Ardha Hanifa, Denisa Oktavianda, Ginu Nugina, dan Melati Widia Fadhilah. Dosen pembimbing, Linda Widyastuti, S.Psi., M.Psi., Psikolog, turut berperan sebagai narasumber dalam kegiatan ini, memberikan arahan dan dukungan yang diperlukan.
Pendidikan bagi siswa tunagrahita harus mencakup pengembangan kemampuan sosial dan penyesuaian diri, bukan hanya berkutat pada kemampuan akademik. Hal ini penting agar siswa dapat berinteraksi dengan baik di lingkungan sosialnya.
Tantangan dalam Pembelajaran Siswa Tunagrahita
Siswa tunagrahita sering menghadapi berbagai tantangan dalam proses pembelajaran. Mereka mungkin kesulitan dalam komunikasi, interaksi sosial, dan penyesuaian perilaku dengan lingkungan sekitar. Hal ini menunjukkan perlunya pendekatan yang lebih adaptif dan intervensi yang sesuai dengan karakteristik siswa.
Pentingnya Media Intervensi yang Sesuai
Penggunaan media intervensi yang tepat sangat krusial dalam mendukung pembelajaran siswa tunagrahita. Media yang konkret, visual, dan interaktif seperti board game SociaGo dapat menjadi alat yang efektif untuk membantu siswa memahami dan mengembangkan keterampilan sosial mereka.
Pengembangan Board Game SociaGo
Melihat kebutuhan tersebut, board game SociaGo dikembangkan sebagai inovasi yang memungkinkan siswa berlatih perilaku sosial dalam situasi yang menyenangkan dan mendidik. Inovasi ini tidak hanya memberikan manfaat bagi siswa, tetapi juga bagi guru dalam proses pembelajaran.
Pelaksanaan Workshop untuk Guru
Kegiatan diawali dengan workshop bagi guru yang terdiri dari beberapa tahap, seperti pre-test, pemaparan materi, sesi tanya jawab, dan demonstrasi. Para peserta juga diberikan buku pedoman dan modul untuk membantu mereka memahami penggunaan board game SociaGo secara efektif.
- Pre-test untuk mengukur pengetahuan awal peserta
- Pemaparan materi oleh narasumber berpengalaman
- Sesi tanya jawab untuk klarifikasi dan diskusi
- Demonstrasi penggunaan board game dalam situasi nyata
- Pelatihan praktis bagi guru untuk mengimplementasikan board game
Workshop ini ditutup dengan post-test dan dokumentasi kegiatan, yang mencerminkan keaktifan dan keterlibatan peserta selama proses berlangsung. Seluruh guru dan tim mahasiswa berkolaborasi untuk memastikan bahwa konsep perilaku sosial adaptif dapat dipahami dan diterapkan dengan baik.
Pemahaman tentang Perilaku Sosial Adaptif
Melalui workshop yang diadakan, para guru mendapatkan pemahaman yang lebih baik mengenai perilaku sosial adaptif dan pentingnya dalam proses pendidikan. Mereka juga berkesempatan untuk mempraktikkan penggunaan modul dan board game SociaGo yang dirancang untuk mendukung pembentukan perilaku sosial siswa.
Manfaat yang Diharapkan dari SociaGo
Dengan adanya board game SociaGo, diharapkan siswa dapat:
- Meningkatkan keterampilan komunikasi
- Berlatih interaksi sosial dalam setting yang aman
- Belajar menyesuaikan perilaku dengan lingkungan sosial
- Memperkuat hubungan antar teman sebaya
- Membangun rasa percaya diri dalam berinteraksi
Inovasi ini diharapkan tidak hanya memberikan dampak positif bagi siswa, tetapi juga memperkaya metode pengajaran bagi guru di SLB C Karya Bhakti. Melalui pelatihan dan pengenalan media pembelajaran yang inovatif, diharapkan proses pendidikan dapat berjalan lebih efektif dan menyenangkan.
Kesimpulan
Peluncuran board game SociaGo oleh tim mahasiswa Universitas Bhakti Kencana merupakan langkah positif dalam meningkatkan pendidikan bagi siswa tunagrahita. Dengan pendekatan yang interaktif dan menyenangkan, diharapkan siswa dapat lebih mudah memahami dan mengembangkan keterampilan sosial yang penting bagi kehidupan mereka. Melalui kolaborasi antara mahasiswa dan guru, inovasi ini juga berkontribusi pada pengembangan kapasitas pengajaran yang lebih baik di bidang pendidikan inklusif.
➡️ Baca Juga: Mauricio Souza Jelaskan Penyebab Tiga Pemain Timnas Indonesia Absen di Persija vs PSBS Biak Hari Ini
➡️ Baca Juga: BMKG Ingatkan Masyarakat untuk Waspada Terhadap Potensi Hujan di Sulawesi Tenggara
