kpkgg
Hiburan

Noel Gallagher Bagikan Momen Obrolan Pertama dengan Liam Setelah 15 Tahun Bertikai

Noel Gallagher baru-baru ini berbagi momen yang menggugah ketika ia dan adiknya, Liam Gallagher, kembali berkomunikasi setelah terpisah selama 15 tahun. Pertemuan yang ditunggu-tunggu ini tidak dipenuhi oleh pembicaraan emosional atau diskusi mendalam mengenai konflik di masa lalu. Noel hanya menyapa Liam dengan kalimat sederhana, “How you doing?” Cerita ini muncul dalam cuplikan dari dokumenter terbaru berjudul Don’t Look Back in Anger, yang dirilis sebagai konten bonus di Disney+ pada 9 Oktober 2026. Dokumenter ini mendokumentasikan perjalanan Oasis dan proses rekonsiliasi antara kedua bersaudara yang telah lama berselisih.

Sejarah Panjang Perseteruan

Selama perjalanan karier mereka bersama Oasis, Noel dan Liam dikenal sering terlibat dalam perselisihan yang tidak jarang menghangatkan suasana. Ketegangan antara mereka mencapai puncaknya pada tahun 2009 ketika Noel memutuskan untuk meninggalkan band setelah insiden yang terjadi di Rock en Seine, Paris. Sejak saat itu, keduanya menjalani kehidupan masing-masing dengan jarak yang cukup jauh dan tidak saling berhubungan selama hampir 15 tahun.

Perubahan signifikan mulai terjadi ketika Oasis mengumumkan rencana reuni pada tahun 2024. Kembalinya mereka ke panggung melalui rangkaian konser Oasis Live ’25 menjadi titik balik yang penting dalam hubungan keduanya. Momen ini bukan hanya tentang musik, tetapi juga tentang rekonsiliasi yang telah lama dinanti oleh para penggemar.

Pertemuan Pertama Setelah Bertahun-Tahun

Dalam dokumenter tersebut, Noel mencurahkan isi hatinya mengenai mengapa pertemuannya dengan Liam tidak memerlukan percakapan khusus mengenai masa lalu mereka. Menurutnya, hubungan keluarga memang berbeda. “Kalian tidak perlu menjelaskan kepada orang lain mengapa kalian tidak berbicara banyak. Ini seperti keluarga, dan itu sangat berbeda,” jelas Noel.

Dia menjelaskan bahwa banyak orang bertanya kepadanya tentang perasaan saat mereka bertemu kembali. “Mereka bertanya, ‘Seperti apa rasanya?’ Saya hanya menjawab, ‘Ya, tidak seperti apa-apa.’ Pertanyaan berikutnya adalah, ‘Apa yang kalian bicarakan?’ Saya katakan, ‘Apa kabar?’ Hanya itu,” ungkap Noel dengan nada santai.

Peran Keluarga dalam Rekonsiliasi

Cuplikan dokumenter itu juga menunjukkan bagaimana pengaruh sang ibu, Peggy Gallagher, berperan dalam hubungan antara Noel dan Liam. Noel menyatakan bahwa ibunya tidak pernah memihak salah satu dari mereka selama masa perseteruan. “Dia tidak pernah menyatakan dukungannya untuk salah satu dari kami. Selama 16 tahun ini, dia tetap netral,” ungkap Noel.

Liam kemudian menambahkan dengan humor bahwa sang ibu memiliki cara sendiri untuk menunjukkan keberpihakannya. “Dia selalu bilang, ‘Saya adalah anak kesayangannya,’” candanya. Noel pun membalas, “Dia tahu siapa anak nomor satunya.”

Kebiasaan Unik Sang Ibu

Liam mengingat kebiasaan ibunya ketika Noel berkunjung ke rumah. “Dia selalu memajang foto-foto saya, lalu saat Noel datang, dia akan menurunkan foto-foto itu dan menggantinya dengan foto Noel,” kenangnya. Momen-momen ini menunjukkan dinamika keluarga mereka yang kental, meskipun di tengah konflik yang terjadi.

Proses Rekonsiliasi yang Menyentuh

Dokumenter ini juga menggambarkan bagaimana hubungan antara Noel dan Liam perlahan-lahan diperbaiki sepanjang proses reuni Oasis. Dari suasana canggung saat latihan di Cardiff, mereka akhirnya menemukan kembali kedekatan yang sempat hilang. Mereka bahkan melanjutkan untuk melakukan wawancara bersama dan membangun kembali hubungan mereka selama tur.

Noel mencatat bahwa masalah-masalah kecil yang dulu menjadi pemicu konflik kini terasa tidak penting. “Setiap hal kecil yang dulu mengganggu kami satu sama lain tiba-tiba menghilang. Ini bukan lagi tentang perebutan kekuasaan, kami sekarang tampil sebagai orang yang setara,” jelas Noel dengan penuh keyakinan.

Komunikasi yang Lebih Baik

Lebih jauh, Noel mengungkapkan bahwa komunikasi antara mereka kini jauh lebih baik dibandingkan sebelumnya. “Dulu, kami tidak sering saling mengirim pesan, tetapi sekarang kami saling mengirim video lucu seperti dua teman. Kami lebih sering berhubungan daripada sebelumnya. Segala sesuatu telah dimaafkan tanpa perlu diucapkan,” tambahnya.

Dengan nada yang lebih ringan, Noel bahkan menggambarkan Liam sebagai sosok yang “menyenangkan.” Ini adalah kata yang sebelumnya tidak pernah ia bayangkan akan digunakannya untuk menggambarkan adiknya.

Emosi yang Dirasakan Liam

Bagi Liam, reuni ini membawa perubahan emosional yang signifikan. Ia merasa seolah-olah beban yang selama ini dipikulnya telah terangkat setelah bermain bersama Noel. “Rasanya seperti sebuah beban telah terangkat. Kami semua mengeluarkan hal-hal yang sebenarnya tidak penting. Saya tidak sadar setengah dari apa yang saya katakan selama ini,” ungkap Liam.

Ia menekankan bahwa musik adalah jembatan yang menyatukan mereka kembali. “Musik menghubungkan kami, Oasis menyelamatkan,” kata Liam dengan semangat. Ini adalah pengakuan yang menggambarkan betapa kuatnya ikatan antara mereka berdua, meskipun penuh dengan liku-liku.

Rencana Masa Depan

Setelah suksesnya Oasis Live ’25, Noel dan Liam telah merencanakan untuk tampil kembali bersama dalam rangkaian konser Oasis Live ’27 yang dijadwalkan pada tahun 2027. Rencana ini semakin menegaskan bahwa rekonsiliasi mereka bukan hanya sebuah momen, tetapi sebuah awal dari babak baru dalam hubungan mereka sebagai saudara dan musisi.

Dengan semua perubahan positif yang terjadi, banyak penggemar dan pengamat musik yang berharap untuk melihat bagaimana perjalanan mereka selanjutnya. Rekonsiliasi Noel dan Liam Gallagher menjadi salah satu kisah inspiratif yang menunjukkan bahwa meskipun ada perbedaan, cinta keluarga selalu bisa menemukan jalannya kembali.

➡️ Baca Juga: Jadwal dan Klasemen Akhir AVC Continental 2026 Putra: Pantau Bagan 8 Besar hingga Final

➡️ Baca Juga: Dendi Tidak Berhasil Masuk Semifinal di Pontianak Indonesia Masters 2026

Related Articles

Back to top button