Pertamina Tingkatkan Pasokan Pertalite dan Solar di Riau untuk Cegah Antrean BBM hingga 20%

Dalam menghadapi lonjakan permintaan bahan bakar minyak (BBM) yang terjadi di Kota Pekanbaru, Riau, Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara mengambil langkah sigap dengan meningkatkan pasokan pertalite dan solar. Peningkatan pasokan ini dilakukan hingga 20 persen dari rata-rata normal, sebagai respons terhadap antrean panjang yang telah terlihat dalam beberapa hari terakhir. Langkah ini diharapkan dapat mengurangi kemacetan dan memastikan ketersediaan energi bagi masyarakat.
Peningkatan Pasokan BBM di Riau
Fahrougi Andriani Sumampouw, Area Manager Communication, Relations & CSR Sumbagut, menjelaskan bahwa peningkatan konsumsi BBM ini berkaitan dengan libur panjang yang berlangsung dari 1 hingga 3 Mei 2026. Selama periode tersebut, mobilitas masyarakat meningkat signifikan, yang juga berkontribusi pada kepadatan antrean di beberapa Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) pada jam-jam tertentu.
“Sebagai langkah pencegahan, kami telah menambah penyaluran BBM jenis solar dan pertalite hingga 20 persen dari rata-rata normal. Ini bertujuan untuk memastikan kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi,” ujar Fahrougi dalam keterangan resmi yang diterima di Pekanbaru.
Keamanan Ketersediaan BBM
Lebih lanjut, Fahrougi menegaskan bahwa ketersediaan BBM di wilayah Riau dalam keadaan aman dan mencukupi. Pertamina terus melakukan pemantauan intensif serta berkoordinasi dengan seluruh lembaga penyalur untuk memastikan distribusi BBM berlangsung dengan lancar dan optimal di lapangan. Dengan langkah ini, diharapkan masyarakat tidak perlu khawatir akan kekurangan pasokan BBM.
- Pemantauan intensif oleh Pertamina.
- Koordinasi dengan lembaga penyalur.
- Ketersediaan BBM terjamin.
- Distribusi yang lancar dan optimal.
- Upaya untuk mengantisipasi antrean panjang.
Imbauan untuk Masyarakat
Pertamina Patra Niaga juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak melakukan “panic buying.” Penting bagi konsumen untuk membeli BBM secara bijak, sesuai kebutuhan, agar distribusi energi bisa berjalan merata dan tepat sasaran. Sikap bijak ini diharapkan dapat membantu mencegah terjadinya antrean yang lebih panjang di SPBU.
“Kami berkomitmen untuk menjaga keandalan pasokan dan distribusi energi demi mendukung aktivitas masyarakat, terutama pada saat kebutuhan meningkat seperti libur panjang ini,” tambah Fahrougi.
Antrean Panjang di SPBU
➡️ Baca Juga: Makna Lagu “Kepompong” Neona: Persahabatan yang Kuat Meski Berbeda
➡️ Baca Juga: Persib Unggul 1-0 atas PSIM Berkat Gol Cepat Patricio Matricardi di Babak Pertama




