Film Setan Alas Karya Ratusan Mahasiswa dan Siswa SMK Raih Penghargaan di Festival Internasional

Lebih dari lima ratus siswa SMK dan mahasiswa telah membuktikan bahwa kolaborasi kreatif dan edukasi bisa membawa hasil yang membanggakan. Mereka adalah para aktor dibalik suksesnya film horor-komedi ‘Setan Alas’ yang telah memenangkan berbagai penghargaan di festival-festival film internasional.
Kolaborasi Antara Dunia Pendidikan dan Industri Kreatif
Sebanyak lebih dari 140 talenta muda, siswa SMK, mahasiswa, dan dosen, secara langsung terlibat dalam proses produksi film yang menggabungkan pendidikan, riset, dan praktik industri. Kolaborasi ini membuktikan bahwa pendidikan dan industri kreatif dapat berjalan beriringan dan menghasilkan karya fenomenal.
Beberapa institusi pendidikan yang ikut berpartisipasi dalam produksi ‘Setan Alas’ antara lain Universitas Gadjah Mada (UGM), Jogja Film Academy, ISI Yogyakarta, Universitas Multimedia Nusantara (UMN), ISI Denpasar, Amikom, Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), SMK 6 Jogja, SMK 6 Surakarta, SMK Batu Malang, SMK 2 Palu, dan SMK Wirakrama Bogor.
Konsep Shared Ownership di Industri Kreatif
Film ‘Setan Alas’ mengadopsi konsep shared ownership, dimana seluruh kru dan pemain memiliki hak atas film yang mereka produksi. Konsep ini menjadi inovasi baru dalam industri kreatif, dan diharapkan dapat menjadi model untuk produksi film-film di masa mendatang.
Setan Alas: Film Horor-Komedi yang Menginspirasi
‘Setan Alas’ adalah karya dari sutradara Yusron Fuadi. Film ini mempunyai durasi selama 84 menit dan diproduksi selama kurang lebih satu tahun, dimulai pada 2022 dan selesai pada 2023.
Film ini bercerita tentang lima mahasiswa yang menghabiskan akhir pekan mereka di sebuah vila tua di tengah hutan. ‘Setan Alas’ berhasil membangun ketegangan melalui konflik, prasangka, dan dinamika psikologis antartokoh. Pendekatan ini secara sadar menghindari ketergantungan pada efek kejut atau jumpscare yang lazim dalam horor arus utama.
Penghargaan Internasional yang Diraih Setan Alas
Keunikan dan kualitas ‘Setan Alas’ telah mendapat pengakuan internasional. Film ini berhasil meraih penghargaan Best Film, Best Editing, dan Best Storytelling di JAFF 2023. Tidak hanya itu, ‘Setan Alas’ juga telah diputar di berbagai festival film internasional di Amerika Serikat, Kanada, Inggris, dan Argentina.
Keberhasilan ‘Setan Alas’ bukan hanya menjadi kebanggaan bagi para kru dan pemain, namun juga menjadi motivasi bagi para pelajar dan mahasiswa di Indonesia untuk terus berkarya dan berinovasi di industri kreatif.
➡️ Baca Juga: Kolaborasi Ratusan Mahasiswa dan Siswa SMK Lahirkan Film Setan Alas! Masuk Festival Internasional
➡️ Baca Juga: Indonesia Idol: Polisi Tahan Mantan Kontestan Terkait Dugaan Kasus Asusila




