Di tengah tantangan krisis air bersih yang melanda Pangalengan akibat musim kemarau yang berkepanjangan, PT Pegadaian (Persero) Kanwil X Jawa Barat menunjukkan komitmennya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), Pegadaian meluncurkan inisiatif “Program Mandiri Air: Revitalisasi Sistem Sanitasi” di Kampung Bendungan, Desa Sukaluyu, Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung. Inisiatif ini tidak hanya memberikan solusi mendesak bagi masalah air bersih, tetapi juga berkontribusi pada perbaikan infrastruktur sanitasi yang vital bagi kesehatan warga setempat.
Respons Terhadap Krisis Air Bersih
Pangalengan saat ini menghadapi penurunan signifikan dalam debit air bersih, yang memaksa penduduk setempat untuk mengandalkan fasilitas Mandi, Cuci, Kakus (MCK) umum. Sayangnya, fasilitas ini tidak berfungsi secara optimal karena adanya kerusakan dalam sistem distribusi air. Situasi ini menciptakan tantangan besar bagi masyarakat dalam menjaga higiene dan kesehatan mereka.
Dengan memahami urgensi masalah ini, Pegadaian mengambil langkah proaktif untuk memberikan bantuan yang dibutuhkan. Tindakan ini bukan hanya tentang penyediaan air, tetapi juga berfokus pada perbaikan sistem sanitasi yang sudah ada. Upaya ini bertujuan untuk memastikan akses air bersih yang berkelanjutan bagi warga Kampung Bendungan.
Langkah-Langkah Revitalisasi Sanitasi
Pegadaian telah merancang serangkaian tindakan untuk memperbaiki dan mengoptimalkan sistem sanitasi di Kampung Bendungan. Beberapa langkah konkret yang diambil dalam program ini meliputi:
- Perbaikan bak penampungan air yang mengalami kerusakan.
- Penyediaan mesin pompa submersible untuk meningkatkan distribusi air.
- Pembenahan sistem pipanisasi agar aliran air lebih lancar.
- Sterilisasi fasilitas MCK untuk memastikan kebersihan dan kesehatan penggunanya.
- Penyediaan material pendukung lainnya yang diperlukan untuk perbaikan.
Melalui tindakan menyeluruh ini, Pegadaian berharap dapat meningkatkan kualitas sanitasi dan akses air bersih bagi masyarakat. Keterlibatan berbagai elemen dalam proses revitalisasi ini juga menjadi bagian penting dari keberhasilan program.
Gotong Royong untuk Masyarakat
Peresmian program revitalisasi ini berlangsung melalui kegiatan gotong royong di fasilitas MCK di Kampung Bendungan, yang melibatkan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Universitas Ma’soem, perangkat desa, serta masyarakat setempat. Kolaborasi ini mencerminkan semangat kebersamaan yang tinggi, di mana berbagai pihak bekerja sama untuk mencapai tujuan bersama.
Dalam kesempatan tersebut, Eko Supriyanto, Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kanwil X Jawa Barat, mengungkapkan bahwa intervensi ini merupakan bentuk kepedulian nyata perusahaan terhadap kebutuhan mendasar masyarakat. Dia menekankan pentingnya akses air bersih untuk kesehatan dan kesejahteraan warga.
Pentingnya Air Bersih dalam Kehidupan Sehari-hari
Eko Supriyanto menegaskan bahwa air bersih adalah kebutuhan pokok yang harus dipenuhi. “Melihat kendala akses air di Kampung Bendungan, kami merasa bertanggung jawab untuk hadir. Kami berharap revitalisasi ini membuat fasilitas sanitasi kembali berfungsi optimal sehingga manfaatnya langsung dirasakan warga,” ujarnya. Pernyataan ini menunjukkan komitmen Pegadaian untuk tidak hanya memberikan solusi jangka pendek, tetapi juga memastikan keberlanjutan akses terhadap air bersih dan sanitasi yang layak.
Sinergi Lintas Elemen untuk Dampak Berkelanjutan
Apresiasi yang tinggi diberikan oleh Eko kepada semua pihak yang terlibat dalam pelaksanaan program ini. Ia mengungkapkan rasa terima kasihnya atas semangat gotong royong yang ditunjukkan oleh mahasiswa, pemerintah desa, dan masyarakat. “Kami sangat mengapresiasi kolaborasi erat antara mahasiswa, pemerintah desa, dan masyarakat yang bahu-membahu secara gotong royong. Pegadaian berkomitmen untuk terus mendukung aksi kolaboratif semacam ini agar dampaknya berkelanjutan,” tambahnya.
Manfaat Jangka Panjang dari Program Mandiri Air
Program Mandiri Air yang diusung oleh PT Pegadaian bukan hanya berfokus pada solusi teknis jangka pendek, tetapi juga bertujuan untuk meningkatkan kualitas kesehatan, higiene lingkungan, dan taraf hidup masyarakat Kampung Bendungan dalam jangka panjang. Dengan adanya perbaikan sistem sanitasi dan akses air bersih, diharapkan masyarakat dapat menjalani kehidupan yang lebih sehat dan produktif.
Inisiatif ini juga menjadi contoh nyata bagaimana perusahaan dapat berkontribusi pada kesejahteraan masyarakat melalui program yang terencana dan terintegrasi. Dengan pendekatan yang holistik, Pegadaian berupaya untuk menciptakan dampak positif yang lebih luas dan berkelanjutan bagi masyarakat di Pangalengan.
➡️ Baca Juga: Aktifkan Kembali BPJS PBI JK yang Nonaktif di Tahun 2026 dengan Langkah Mudah
➡️ Baca Juga: UMS Luncurkan Program S2 Magister Ilmu Komunikasi dengan Syarat Akreditasi Nasional Terpenuhi
