Strategi Ketua Dekranasda Lampung: Optimalkan Wastra Tapis dan UMKM Lokal Capai Pasar Nasional hingga Global

Purnama Wulan Sari Mirza, yang dikenal akrab dengan sebutan Batin Wulan, Ketua Dekranasda Lampung, telah menetapkan target yang ambisius setelah hadir dalam pembukaan acara INACRAFT 2026. Targetnya adalah memperluas pasar wastra Lampung dan UMKM Lokal hingga mampu meraih pasar nasional dan global. Ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat dan mengoptimalkan wastra tapis dan UMKM lokal.

Mengoptimalkan Wastra Tapis dan UMKM Lokal Melalui Pameran Nasional

Batin Wulan menegaskan bahwa keikutsertaan dalam pameran nasional seperti ini bukan sekadar seremonial. Tujuan utamanya adalah untuk meluaskan akses pasar bagi UMKM Lampung sehingga semakin dikenal dan dapat bersaing di tingkat nasional hingga internasional.

Merambah Pasar Nasional dan Internasional

Menurut Batin Wulan, pameran tersebut bukan hanya sebagai etalase budaya, melainkan juga sebagai strategi pemasaran yang efektif. Produk-produk Dekranasda Lampung saat ini sudah berhasil merambah pasar nasional dan mulai menunjukkan tanda-tanda penetrasi ke pasar internasional. Ini terbukti dengan diperkenalkannya busana muslim ke Arab Saudi.

Peluang Besar di Sektor Fesyen dan Kerajinan Berbasis Budaya

Batin Wulan meyakini bahwa Lampung memiliki peluang besar di sektor fesyen dan kerajinan berbasis budaya. Sebagian besar pelaku UMKM di Lampung adalah perempuan atau entrepreneur-woman yang memainkan peran penting dalam penguatan ekonomi keluarga dan daerah.

Mendorong Masyarakat Dukung UMKM Lokal

Batin Wulan juga mengajak masyarakat untuk mendukung UMKM lokal dengan cara sederhana namun berdampak besar, yaitu berbelanja dan bangga menggunakan produk buatan Indonesia, khususnya produk khas Lampung.

Peran Strategis Perempuan Dalam Pengembangan Industri Kerajinan

Pameran INACRAFT 2026 yang berlangsung hingga 8 Februari 2026 ini menampilkan lebih dari 1.000 stan dari berbagai daerah di Indonesia. Tema yang diusung kali ini adalah “Menjelajahi dan Merayakan Pengusaha Perempuan di Bidang Kerajinan”.

INACRAFT tahun ini menyoroti peran strategis perempuan dalam pengembangan industri kerajinan, mulai dari produk kriya, tekstil, hingga berbagai produk kreatif berbasis kearifan lokal.

Peran Dekranasda Lampung dalam Ajang Pameran Nasional

Dalam ajang pameran tersebut, Dekranasda Lampung menghadirkan perwakilan dari delapan kabupaten/kota dengan beragam wastra dan kerajinan khas daerah. Ini mencakup kain tapis Lampung hingga produk kriya unggulan UMKM.

Kain Tapis Lampung: Wastra Autentik Khas Lampung

Kain tapis Lampung yang ditampilkan merupakan wastra autentik khas Lampung yang dikenal dengan sulaman benang emas dan motif sarat makna filosofi. Selain tapis, produk fesyen, aksesori, dan kerajinan tangan juga dipamerkan sebagai representasi kekayaan budaya dan kreativitas masyarakat Lampung.

➡️ Baca Juga: Swiss Open 2026: Kemenangan Ringan Jafar/Felisha di Putaran Awal Tanpa Halangan

➡️ Baca Juga: BPJS Ketenagakerjaan Menanggung Biaya Pengobatan Peserta Kecelakaan Kerja Sampai Sembuh

Exit mobile version