Telkom Akses Siapkan 20 Ribu Teknisi untuk Pastikan Kualitas Jaringan Jelang Idulfitri

Menjelang hari raya Idulfitri, PT Telkom Akses siap untuk memastikan kelancaran layanan telekomunikasi di seluruh Indonesia. Dengan lebih dari 20 ribu teknisi telkom akses yang akan dikerahkan, perusahaan ini berkomitmen untuk menjaga kualitas jaringan selama periode siaga Ramadan dan Idulfitri (RAFI) 2026. Melalui pengoperasian posko siaga yang terintegrasi dan dukungan logistik yang optimal, Telkom Akses ingin memastikan bahwa masyarakat dapat menikmati layanan digital yang stabil dan andal saat aktivitas meningkat.

Strategi Peningkatan Kualitas Jaringan

Dalam rangka memperkuat pengawasan dan responsivitas, Telkom Akses telah mendirikan 4 posko area, 15 posko regional, dan 61 posko branch di seluruh pelosok Indonesia. Keberadaan posko-posko ini menjadi bagian integral dari sistem koordinasi yang dirancang untuk mempercepat penanganan layanan di lapangan. Sistem ini memastikan bahwa setiap langkah operasional dapat dilakukan secara efektif, sehingga kualitas layanan tetap terjaga.

Dukungan Infrastruktur yang Memadai

Untuk mendukung kebutuhan operasional, Telkom Akses juga menyiapkan warehouse di setiap posko branch di Indonesia. Ini bertujuan untuk memastikan ketersediaan material dan perangkat kerja yang diperlukan terjamin, sehingga teknisi dapat bekerja dengan efisien tanpa mengalami kendala terkait alat dan bahan.

Pengelolaan Sumber Daya Manusia

Dalam hal pengelolaan sumber daya manusia, Telkom Akses akan mengerahkan total 20.936 personel teknis. Rincian dari jumlah ini meliputi:

Dengan pengaturan yang cermat ini, Telkom Akses berharap bisa merespons setiap kebutuhan layanan dengan cepat dan tepat.

Pusat Koordinasi Operasional

Telkom Akses juga mengoperasikan satu Posko Nasional yang terletak di Graha Telkom Akses, Jakarta Barat. Posko ini berfungsi sebagai pusat pengendalian operasional, yang bertugas untuk memonitor kesiapan jaringan secara real-time. Selain itu, posko ini juga memantau penanganan gangguan yang terjadi, serta mengawal operasional layanan di seluruh wilayah Indonesia selama periode RAFI.

Pentingnya Disiplin dan Responsif

Direktur Operasional Telkom Akses, Ambari, menekankan bahwa keberhasilan siaga RAFI tidak hanya ditentukan oleh jumlah teknisi telkom akses yang dikerahkan, tetapi juga oleh kedisiplinan dan responsivitas operasional. “Kedisiplinan dalam menjalankan operasi sangatlah penting, mulai dari kehadiran yang tepat waktu, kesiapan material, hingga pengawalan kualitas layanan sesuai dengan Service Level Agreement (SLA),” ungkap Ambari saat kegiatan Kick off Posko TelkomGroup Siaga RAFI 2026.

Kolaborasi dan Proaktivitas

Ambari juga menyoroti pentingnya sikap proaktif dan responsif dari seluruh personel selama periode siaga. Setiap anggota tim diharapkan siap untuk menerima dan menindaklanjuti setiap eskalasi atau permintaan layanan dengan cepat. Pembaruan progres penanganan juga perlu dilakukan secara berkala untuk memastikan semua pihak terinformasi dengan baik.

Kerjasama dengan Stakeholder

Keberhasilan Posko RAFI 2026 akan sangat bergantung pada kolaborasi yang erat antara semua pemangku kepentingan. Ini mencakup sinergi dengan ekosistem TelkomGroup, serta mitra kerja di berbagai wilayah. “Setiap personel perlu memperkuat koordinasi dan saling mendukung agar tantangan operasional dapat diatasi dengan cepat dan tepat,” tutup Ambari.

Optimisme dalam Menjaga Kualitas Layanan

Dengan kesiapan posko operasional yang matang, dukungan logistik yang solid, dan puluhan ribu teknisi yang siap dikerahkan, Telkom Akses optimis dapat menjaga kualitas layanan jaringan selama periode Ramadan dan Idulfitri 2026. Hal ini bertujuan agar masyarakat tetap dapat menikmati layanan telekomunikasi yang andal di saat-saat penting dalam kebersamaan.

➡️ Baca Juga: Persiapkan Kendaraan Pemudik Pemotor dengan 8 Strategi Efektif untuk Perjalanan Aman

➡️ Baca Juga: Berita Duka: Genta KDI, Penyanyi Dangdut Terkenal, Meninggal Dunia

Exit mobile version