slot depo 10k slot depo 10k
LamselPemkab Lamselstuntingtp pkk lamselzita Anjani

Zita Anjani Targetkan Lampung Selatan Menjadi Kabupaten dengan Stunting Terendah di Indonesia

Di tengah tantangan yang dihadapi dalam penanganan stunting, Kabupaten Lampung Selatan berkomitmen untuk memposisikan diri sebagai daerah dengan prevalensi stunting terendah di Indonesia. Dengan inisiatif yang kuat dan kolaborasi lintas sektor, Lampung Selatan berupaya untuk tidak hanya menurunkan angka stunting, tetapi juga menciptakan lingkungan yang mendukung pertumbuhan optimal bagi anak-anaknya.

Ambisi Besar Zita Anjani

Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Lampung Selatan, Zita Anjani, menegaskan bahwa visi besar ini bukan sekadar impian, melainkan suatu tujuan yang realistis dan dapat dicapai. “Kami ingin menjadikan Lampung Selatan sebagai kabupaten dengan tingkat stunting terendah di Indonesia,” ujarnya. Visi ini menggarisbawahi komitmen Zita untuk meningkatkan kesejahteraan anak-anak di daerah tersebut.

Pentingnya Kolaborasi Lintas Sektor

Pencapaian target ambisius ini membutuhkan kerja sama yang solid dari berbagai pihak. Zita menekankan pentingnya peran semua elemen, mulai dari perangkat daerah, TP PKK, Bunda PAUD, hingga para pendidik di tingkat pendidikan anak usia dini (PAUD). “Penanganan stunting tidak bisa dilakukan oleh satu pihak saja. Diperlukan sinergi agar program yang ada bisa lebih terarah dan efektif,” tambahnya.

Pembentukan Satuan Tugas untuk Pencegahan Stunting

Untuk memperkuat upaya ini, Zita mendorong pembentukan satuan tugas (satgas) yang fokus pada kolaborasi dalam pencegahan dan intervensi stunting, terutama pada anak-anak di usia dini. Dengan adanya satgas ini, diharapkan semua pihak dapat bekerja sama untuk memastikan anak-anak mendapatkan intervensi yang tepat pada waktu yang tepat.

Kegiatan Penyelarasan Program

Pernyataan ini disampaikan Zita saat menghadiri kegiatan Penyelarasan Program Pendidikan dalam Pengentasan Stunting, yang dihadiri oleh 265 peserta dari berbagai unsur pendidikan di Aula Krakatau, Kantor Bupati Lampung Selatan, pada 17 September 2026. Kegiatan ini bertujuan untuk menyatukan persepsi dan pemahaman semua pihak terkait penanganan stunting.

Menjadi Warisan yang Berharga

Dalam sambutannya, Zita menegaskan, “Kami ingin meninggalkan sebuah warisan yang berarti untuk Lampung Selatan. Kami akan berupaya maksimal untuk mewujudkan kabupaten ini sebagai daerah dengan stunting terendah.” Pesan ini menunjukkan tekad Zita untuk menciptakan masa depan lebih baik bagi generasi mendatang.

Peran Strategis Guru PAUD

Guru PAUD memiliki peran yang sangat penting dalam upaya pencegahan stunting. Mereka berinteraksi langsung dengan anak-anak pada fase pertumbuhan yang kritis. “Masa emas anak harus kita kawal bersama. Program dari pemerintah sudah ada, dan yang diperlukan adalah kerjasama untuk memantau anak-anak yang berisiko mengalami stunting,” lanjut Zita.

  • Program pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten sudah dirancang.
  • Melibatkan keluarga dan pihak terkait untuk mendukung anak.
  • Intervensi dini menjadi kunci untuk mencegah stunting.
  • Guru PAUD sebagai garda terdepan dalam pengawasan pertumbuhan anak.
  • Kolaborasi antar pihak sangat diperlukan untuk efektivitas program.

Memperkuat Ekosistem Pendidikan Anak Usia Dini

Zita juga menekankan pentingnya perhatian terhadap guru PAUD dalam memperkuat ekosistem pendidikan anak usia dini. Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan memberikan insentif kepada para guru. “Kami memberikan insentif sebesar 300 ribu rupiah sebagai bentuk apresiasi untuk dedikasi mereka,” ungkapnya.

Peran Dinas Pendidikan dalam Penanganan Stunting

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lampung Selatan, Syaifulloh, menambahkan bahwa sektor pendidikan memiliki peran strategis dalam upaya pengentasan stunting. “Peran tersebut tidak hanya terbatas pada PAUD, tetapi juga mencakup semua jenjang pendidikan,” jelasnya. Dinas Pendidikan mengambil langkah untuk menyelaraskan semua jenjang dalam upaya memerangi stunting.

Penyamaan Persepsi dan Pemahaman

Kegiatan penyelarasan program ini juga berfungsi sebagai forum untuk menyamakan persepsi dan pemahaman di antara semua pihak yang terlibat. “Kami ingin memastikan bahwa semua pihak memiliki pemahaman yang sama tentang peran mereka dalam pengentasan stunting,” kata Syaifulloh.

Memperkuat Peran Bunda PAUD dan Guru

Di samping itu, kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat peran Bunda PAUD dan guru sebagai penggerak dalam upaya pengentasan stunting di Lampung Selatan. “Kami berharap dukungan ini dapat membawa dampak positif bagi pendidikan anak usia dini,” tambahnya.

Dukungan untuk Pendidikan PAUD

Dalam acara tersebut, juga diserahkan berbagai dukungan untuk pendidikan PAUD, termasuk insentif untuk 2.175 guru, piagam penghargaan bagi peserta pendidikan dasar PAUD, serta bantuan paket buku cerita dan krayon untuk satuan pendidikan PAUD. Ini adalah langkah nyata untuk mendukung pendidikan anak usia dini di daerah tersebut.

Gerakan Bersama untuk Menanggulangi Stunting

Melalui penyelarasan program ini, Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan berkomitmen agar upaya pencegahan dan penanganan stunting tidak hanya menjadi program sektoral, tetapi menjadi gerakan bersama yang dimulai sejak anak-anak dalam masa tumbuh kembang. Dengan kolaborasi yang erat antara pemerintah, Tim Penggerak PKK, satuan pendidikan, dan keluarga, diharapkan target penurunan stunting dapat tercapai dengan lebih efektif dan berkelanjutan.

➡️ Baca Juga: PT KAI Tutup 1.404 Perlintasan Sebidang Menggunakan Portal Otomatis untuk Keamanan

➡️ Baca Juga: Disdukcapil Cimahi Laporan Tren Migrasi Pascalebaran, Berikut Fakta Lengkapnya

Related Articles

Back to top button