Bobby Nasution Menyatakan Tindakan Tegas terhadap Usaha Ilegal Tanpa Izin

Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, menegaskan komitmennya untuk tidak membiarkan keberadaan usaha ilegal tanpa izin mengganggu ketertiban umum di wilayahnya. Pernyataan ini disampaikan pada Selasa, 8 September, saat menerima laporan dari Pelaksana Tugas Bupati Langkat, Tiorita Br Surbakti, di Kantor Gubernur di Medan. Tindakan tegas ini merupakan respons terhadap maraknya usaha yang beroperasi tanpa legalitas yang jelas.
Pentingnya Legalitas Usaha
Bobby Nasution menggarisbawahi bahwa setiap usaha yang beroperasi tanpa izin tidak boleh dibiarkan terus beroperasi. “Jika izinnya telah dicabut dan tidak ada legalitas, maka usaha tersebut tidak berhak untuk beroperasi,” ujarnya dengan tegas. Hal ini menunjukkan keseriusan pemerintah dalam menegakkan hukum dan memberikan keamanan bagi masyarakat.
Gubernur juga menekankan bahwa setiap bentuk investasi dan kegiatan usaha di Sumatera Utara harus mematuhi peraturan yang berlaku dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. “Kami ingin memastikan bahwa semua kegiatan ini berjalan sesuai dengan ketentuan yang ada,” tambahnya.
Pemeriksaan Legalitas Usaha
Untuk menjalankan komitmen tersebut, Bobby meminta Pemerintah Kabupaten Langkat dan instansi terkait untuk melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap legalitas usaha yang ada. Hal ini mencakup beberapa aspek penting, antara lain:
- Izin usaha
- Persetujuan bangunan gedung (PBG)
- Kesesuaian tata ruang
- Keamanan lingkungan
- Ketertiban umum
Salah satu lokasi yang menjadi sorotan adalah Batangserangan di Kabupaten Langkat, di mana dugaan pelanggaran terhadap ketentuan perizinan telah teridentifikasi. Bobby meminta agar setiap langkah diambil dengan hati-hati untuk menghindari kejadian yang tidak diinginkan, terutama mengingat sejarah tempat hiburan yang pernah menimbulkan korban jiwa.
Menjaga Keamanan dan Kesejahteraan Masyarakat
“Kami tidak bisa sembarangan memberi izin untuk tempat usaha, khususnya tempat hiburan,” ungkap Bobby. Ia menegaskan bahwa dukungan terhadap investasi harus selaras dengan kepatuhan pada peraturan perizinan, tata ruang, serta aspek keamanan dan ketertiban masyarakat.
Gubernur menekankan bahwa investasi yang didukung harus memberikan dampak positif bagi masyarakat. “Jika suatu usaha mengganggu atau tidak sesuai dengan aturan, maka tidak bisa dibiarkan untuk terus beroperasi,” jelasnya. Ia percaya bahwa semua tindakan harus didasarkan pada kepatuhan terhadap hukum yang ada.
Pentingnya Tata Ruang
Dalam konteks ini, Bobby juga meminta agar masalah tata ruang di kawasan Langkat dikaji secara menyeluruh. Pemerintah daerah diminta untuk memastikan bahwa pemanfaatan lahan dilakukan sesuai dengan peruntukannya. “Kami ingin memastikan bahwa setiap kegiatan usaha tidak hanya mematuhi hukum, tetapi juga memberikan manfaat bagi masyarakat setempat,” ujarnya.
Dalam hal ini, pemerintah daerah diingatkan untuk tidak melakukan penegakan hukum secara pilih kasih. Setiap usaha harus diperlakukan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku, tanpa terkecuali. “Kami harus bisa membedakan mana usaha yang memberikan manfaat dan mana yang justru menimbulkan masalah,” imbuh Bobby.
Tindakan Terhadap Usaha Ilegal Tanpa Izin
Plt Bupati Langkat, Tiorita Br Surbakti, mengonfirmasi bahwa meskipun telah ada upaya penertiban, beberapa tempat hiburan malam masih beroperasi tanpa izin. “Setelah kami segel, tempat usaha tersebut diduga kembali beroperasi. Dulu, izin yang diajukan hanya untuk karaoke keluarga, tetapi seiring waktu, tempat tersebut berubah menjadi tempat hiburan malam,” jelasnya.
Tiorita juga mengungkapkan bahwa meskipun telah dilakukan penyegelan, pihaknya menemukan bahwa usaha tersebut berhasil membuka kembali. “Kami memiliki bukti dokumentasi berupa foto dan video untuk mendukung pernyataan kami,” ujarnya menegaskan kembali pentingnya penegakan hukum yang konsisten.
Menjamin Kedisiplinan dan Keamanan
Melalui serangkaian tindakan ini, Gubernur Bobby Nasution bertekad untuk memastikan bahwa semua usaha, terutama yang berpotensi mengganggu ketertiban, harus ditindaklanjuti secara serius. Ia berharap, langkah-langkah yang diambil dapat memberikan efek jera bagi pelanggar dan menciptakan lingkungan yang aman bagi masyarakat.
Langkah tegas ini juga merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk menarik investasi yang berkualitas, dimana kepatuhan terhadap peraturan menjadi syarat mutlak. Bobby percaya bahwa dengan mengedepankan prinsip-prinsip hukum dan tata kelola yang baik, Sumatera Utara dapat menjadi daerah yang lebih baik untuk berinvestasi.
Pemerintah berkomitmen untuk terus memantau perkembangan usaha di daerahnya dan memastikan bahwa semua kegiatan berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Dengan demikian, diharapkan dapat tercipta suasana yang kondusif dan aman bagi seluruh warga di Sumatera Utara.
➡️ Baca Juga: Cara Efektif Mendukung Remaja yang Ingin Menyerah untuk Menghadapi Tantangan Hidup
➡️ Baca Juga: Truk Terbalik di Tol Jagorawi Bogor KM 46,8B Diduga karena Pecah Ban Belakang


