Jadwal dan Persyaratan Pendaftaran STMKG 2026 untuk Menjadi Taruna BMKG

Jakarta – Sekolah Tinggi Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (STMKG) akan segera membuka peluang Penerimaan Taruna Baru (PTB) untuk Tahun Akademik 2026/2027. Penerimaan ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan akan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Bagi Anda yang berminat untuk melanjutkan pendidikan di sekolah kedinasan, terdapat beberapa informasi vital yang perlu diketahui. Mulai dari kuota program studi, syarat pendaftaran, hingga jadwal dan tahapan seleksi. Mari simak penjelasan lengkap mengenai Penerimaan Taruna Baru STMKG 2026/2027 berikut ini.
Kuota dan Program Studi
Sesuai dengan pengumuman resmi BMKG dengan nomor e.B/HM.01.02/007/SU/VIII/2026, STMKG akan menyediakan total 130 formasi untuk calon taruna/taruni pada jenjang Diploma IV. Berikut adalah rincian program studi beserta kuotanya:
- Meteorologi: 50 formasi
- Klimatologi: 25 formasi
- Geofisika: 25 formasi
- Instrumentasi Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika: 30 formasi
Formasi yang tersedia terdiri dari dua kategori, yaitu Formasi Nasional dan Formasi Afirmasi. Formasi Nasional terbuka bagi peserta dari seluruh Indonesia, sedangkan Formasi Afirmasi khusus ditujukan untuk Orang Asli Papua (OAP), Non-OAP, serta peserta dari daerah tertentu yang berstatus afirmasi, seperti Kepulauan Riau, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Utara, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Utara, Maluku Utara, dan Maluku.
Persyaratan Calon Taruna/Taruni
Calon peserta yang ingin mendaftar harus memenuhi sejumlah syarat umum yang telah ditetapkan, antara lain:
- Warga Negara Indonesia, baik pria maupun wanita
- Sehat jasmani dan rohani, tidak buta warna, mampu menggunakan kacamata dengan batasan tertentu, dan bersedia menjalani pengobatan LASIK jika diperlukan
- Usia minimal 15 tahun dan maksimal 23 tahun per 1 November 2026
- Belum menikah dan bersedia tidak menikah selama masa pendidikan
- Bebas dari narkoba, yang dibuktikan melalui tes kesehatan
- Tidak terikat dinas dengan instansi lain
- Tinggi badan minimal 155 cm untuk pria dan 150 cm untuk wanita, dengan berat badan yang seimbang
- Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Indonesia setelah lulus pendidikan
Bagi peserta dari formasi afirmasi, terdapat tambahan syarat khusus yang harus dipenuhi, seperti:
- Memiliki akta kelahiran atau dokumen domisili yang sesuai dengan KTP/Kartu Keluarga di provinsi yang ditentukan
- Telah menyelesaikan pendidikan di tingkat SD, SMP, atau SMA di daerah afirmasi tersebut
- Peserta Afirmasi OAP harus mendapatkan rekomendasi dari Majelis Rakyat Papua (MRP)
Selain itu, semua peserta harus lulus atau sedang dalam proses kelulusan dari SMA/MA/SMK atau yang sederajat. Bagi lulusan tahun 2026 yang belum memiliki ijazah, diwajibkan untuk melampirkan Surat Keterangan Lulus atau Surat Keterangan Aktif dari kelas XII.
Syarat Diterima sebagai Taruna/Taruni
Untuk dapat diterima sebagai taruna/taruni, calon peserta harus memenuhi kriteria berikut:
- Memenuhi seluruh persyaratan administrasi yang ditetapkan
- Memiliki ijazah SMA/MA/SMK atau setara
- Lulus Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) sesuai dengan ketentuan yang berlaku
- Lulus Seleksi Lanjutan yang mencakup Seleksi Kompetensi Bidang (SKB), tes kebugaran, kesehatan, dan wawancara
Cara Daftar dan Jadwal Seleksi
Pendaftaran untuk PTB STMKG 2026 akan dilakukan secara daring melalui dua portal, yaitu laman resmi PTB STMKG dan Sistem Seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (SSCASN) yang dikelola oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN). Berikut adalah detail tahapan seleksi dan pendaftaran:
- Pendaftaran: 18-30 Agustus 2026 melalui simas.stmkg.ac.id/spmbfront dan sscasn.bkn.go.id.
Proses pendaftaran dan seleksi administrasi dapat dilakukan oleh peserta yang memenuhi syarat, dengan langkah-langkah sebagai berikut:
- Peserta hanya diperbolehkan mendaftar di satu sekolah kedinasan di Kementerian/Lembaga. Jika ada peserta yang terdeteksi mendaftar di lebih dari satu sekolah, maka pendaftaran tersebut akan dinyatakan gugur.
- Peserta harus melakukan login ke Sistem Penerimaan Taruna Baru STMKG (PTB STMKG) di https://simas.stmkg.ac.id/spmbfront/.
- Setelah membuat akun, peserta harus mengisi data diri hingga mendapatkan kode billing untuk pembayaran pendaftaran sebesar Rp75.000 sesuai dengan peraturan yang berlaku.
- Setelah pembayaran berhasil, peserta harus mengunggah bukti pembayaran di portal SSCASN.
- Selanjutnya, peserta harus membuat akun di SSCASN dengan menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan nomor Kartu Keluarga (KK), serta menyiapkan dokumen-dokumen yang dibutuhkan.
Dokumen yang perlu disiapkan meliputi:
- Bukti pembayaran pendaftaran STMKG
- Pas foto terbaru dengan latar belakang merah, format JPG, maksimal 500 KB
- KTP atau KK atau KIA atau surat keterangan dari Dukcapil, dengan format JPG, maksimal 500 KB
- Ijazah atau surat keterangan lulus, format PDF, maksimal 1000 KB
- Dokumen tambahan untuk peserta afirmasi, seperti akta kelahiran dan surat keterangan dari Majelis Rakyat Papua untuk OAP, format PDF, maksimal 2000 KB
Peserta harus login kembali ke portal SSCASN dengan menggunakan NIK dan kata sandi yang telah didaftarkan, memilih STMKG dalam menu pilihan, dan melengkapi data dokumen yang diperlukan. Setelah itu, periksa resume dan cetak bukti pendaftaran. Jika ada keberatan terhadap hasil seleksi administrasi, peserta dapat mengajukan sanggahan dalam waktu maksimal tiga hari setelah pengumuman.
Biaya Seleksi
Dalam proses penerimaan ini, peserta akan dikenakan biaya pendaftaran sebesar Rp75.000. Selain itu, terdapat biaya untuk Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) sebesar Rp100.000 dan biaya untuk Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) juga sebesar Rp100.000. Semua biaya terkait proses seleksi hingga pendaftaran ulang merupakan tanggung jawab peserta. Namun, biaya pendidikan selama menempuh studi di STMKG akan sepenuhnya ditanggung oleh negara.
Untuk mendapatkan informasi lebih lanjut, Anda dapat mengunjungi link resmi di sini. Jadi, bagi Anda yang berminat, jangan lewatkan kesempatan untuk mendaftar!
➡️ Baca Juga: Cara Efektif Mengelola Emosi Negatif untuk Menjaga Keseimbangan Mental Harian
➡️ Baca Juga: Build Rebel Ragnarok: Job dengan DPS Tertinggi di New World yang Harus Dikuasai!




