Polda Lampung Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang hingga Pulau Sebesi dan Perairan Lampung

Proses pencarian terhadap lima jurnalis dan tiga anggota kru kapal yang hilang saat berlayar dari Pantai Carita, Kabupaten Pandeglang, Banten, menuju kawasan Gunung Anak Krakatau (GAK) di Selat Sunda, kini semakin meluas. Polda Lampung telah mengambil langkah strategis untuk memperluas area pencarian demi menemukan keberadaan mereka yang hilang.
Penyebaran Area Pencarian
Kepala Bidang Humas Polda Lampung, Kombes Pol Yuni Iswandari, mengungkapkan bahwa perluasan wilayah pencarian ini bertujuan untuk mengantisipasi kemungkinan rombongan tersebut terbawa arus laut hingga mencapai perairan Lampung. “Kami akan memperluas jangkauan pencarian ke berbagai perairan yang berada dalam yurisdiksi Polda Lampung,” ungkapnya saat dihubungi dari Bandarlampung.
Pihak kepolisian berupaya memastikan bahwa upaya pencarian ini dapat memberikan hasil yang positif. “Kami berharap langkah ini dapat membawa titik terang mengenai keberadaan rekan-rekan jurnalis tersebut,” tambahnya.
Kerjasama dengan Tim SAR
Polda Lampung tidak bekerja sendiri dalam misi pencarian ini. Tim SAR gabungan, yang terdiri dari anggota kepolisian dan Basarnas, juga telah dikerahkan untuk membantu proses pencarian. “Kami akan terus melaksanakan pencarian bersama tim kepolisian dan SAR demi menemukan keberadaan delapan orang yang masih hilang,” lanjut Yuni.
Keberadaan jurnalis dan kru kapal tersebut masih belum diketahui setelah mereka hilang kontak. “Kami berharap ada informasi terbaru mengenai mereka,” ungkapnya dengan penuh harapan.
Proses Pencarian yang Intensif
Sejak awal pencarian, tim patal Polda Lampung, Basarnas, dan DKO Mabes Polri telah melakukan patroli di sekitar Pulau Sebesi serta area perairan Lampung. “Pada tanggal 9 September, kami mengerahkan dua tim yang terdiri dari personel Polair, DKO Mabes, dan Basarnas,” kata Yuni.
- Tim pertama melibatkan personel Polair, DKO Mabes, dan Basarnas.
- Tim kedua terdiri dari enam anggota Polair dan lima anggota Brimob.
- Keduanya menyisir wilayah perairan Lampung.
- Hasil pencarian hingga saat ini belum menunjukkan titik terang.
- Upaya pencarian akan terus dilakukan hingga ditemukan.
Polda Lampung berencana untuk melakukan penyisiran lanjutan menggunakan kapal. Selain itu, pencarian melalui udara dengan helikopter juga akan dilakukan jika kondisi cuaca memungkinkan. “Jika cuaca dan kondisi awan mendukung, kami akan melakukan patroli udara,” ujarnya.
Keprihatinan dan Harapan
Yuni menyatakan keprihatinannya terhadap situasi ini dan berharap agar semua korban segera ditemukan dalam keadaan selamat. “Kami semua sangat prihatin dengan kejadian ini. Harapan kami adalah agar rekan-rekan kami dapat ditemukan dengan selamat,” jelasnya.
Berdasarkan informasi awal, rombongan yang terdiri dari jurnalis tersebut bertolak dari Dermaga Pagedongan, Carita, Pandeglang, pada Senin, 7 September 2026, sekitar pukul 14.00 WIB. Salah satu jurnalis sempat mengirimkan titik lokasi terakhir sebelum komunikasi terputus pada pukul 15.04 WIB. Sejak saat itu, keberadaan mereka tidak diketahui.
Pencarian Berbasis Titik Lokasi Terakhir
Tim SAR kemudian melanjutkan pencarian berdasarkan koordinat lokasi terakhir yang dikirimkan. Upaya ini melibatkan berbagai metode untuk memastikan semua kemungkinan dicover dalam pencarian. “Kami akan terus berusaha, dan kami berharap adanya titik terang dari pencarian ini,” tutup Yuni.
Dengan semua upaya yang dilakukan, harapan tetap ada bahwa mereka yang hilang dapat segera ditemukan dan dikembalikan ke keluarga mereka. Situasi ini menjadi pengingat pentingnya keselamatan di laut dan perlunya perhatian lebih terhadap keselamatan jurnalis yang meliput di daerah berisiko. Polda Lampung dan seluruh tim yang terlibat dalam pencarian akan terus berkomitmen untuk menemukan jurnalis yang hilang dan memastikan keselamatan mereka. Semoga hasil positif segera datang dalam pencarian ini.
➡️ Baca Juga: Bank DBS Indonesia Menguasai 99% DBS Vickers, Membangun Konglomerasi Keuangan Baru
➡️ Baca Juga: Menag Nasaruddin Umar Serukan Doa Paskah untuk Mewujudkan Kedamaian di Indonesia



