Shelton Bangkit dari Kekalahan di Set Pertama dan Melaju ke Babak Kedua US Open

NEW YORK – Ben Shelton menunjukkan ketangguhannya setelah mengalami kekalahan di set pertama, berhasil melaju ke babak kedua US Open 2026. Unggulan kedelapan asal Amerika Serikat ini mengatasi tantangan dari Tallon Griekspoor dengan skor 1-6, 6-1, 7-6(3), 6-2 pada Selasa (1/9). Pertandingan ini menjadi simbol dari tekad dan semangat juang Shelton yang tak kenal menyerah.
Kemampuan Shelton dalam Mempertahankan Ambisi
Kemenangan ini sangat berarti bagi Shelton, karena ia bertekad untuk menjadi petenis putra Amerika Serikat pertama yang meraih gelar juara di US Open sejak tahun 2003. Ambisi ini tentu tidak mudah, mengingat persaingan yang semakin ketat di level elit tenis dunia.
Pada tahun ini, petenis berusia 23 tahun tersebut belum menunjukkan performa terbaiknya di tiga turnamen Grand Slam sebelumnya. Namun, kedatangannya di New York dipenuhi dengan kepercayaan diri yang tinggi setelah berhasil mempertahankan gelar di Canadian Open awal bulan ini.
Awal Pertandingan yang Sulit
Di hadapan penonton setia di Arthur Ashe Stadium, Shelton memulai pertandingan dengan kurang baik. Ia terlihat kesulitan untuk menemukan ritme permainannya dan banyak melakukan kesalahan yang tidak perlu.
Selama set pertama, Shelton mencatatkan 14 kesalahan tidak terpaksa, termasuk dua kali melakukan double fault. Tak hanya itu, ia hanya berhasil mempertahankan servisnya satu kali sepanjang set yang berlangsung kurang dari 30 menit tersebut.
Memanfaatkan situasi ini, Griekspoor tampil agresif dan langsung merebut set pertama dengan skor 6-1. Kinerja Griekspoor yang solid membuat Shelton harus berjuang lebih keras untuk bangkit.
Perubahan yang Signifikan di Set Kedua
Setelah mengalami kesulitan di set pertama, Shelton mengakui bahwa ia merasa sedikit gugup. Namun, saat memasuki set kedua, ia mulai menemukan ritme permainan yang diinginkannya.
Dalam mengomentari pertandingannya, Shelton memberikan pujian kepada Griekspoor, yang dinilainya berhasil menunjukkan permainan yang mengesankan. “Banyak kredit untuk Tallon. Dia adalah pemain yang hebat dan tidak memberi Anda banyak kesempatan untuk membangun ritme permainan,” ujarnya.
Peningkatan Permainan Shelton
Keadaan mulai berubah drastis pada set kedua. Dengan meningkatkan akurasi pukulannya dan memperbaiki servis, Shelton mulai memberi tekanan kepada Griekspoor. Dalam set ini, ia berhasil melakukan tiga kali break, yang membawanya menyamakan kedudukan menjadi 1-1.
Set ketiga berlangsung lebih ketat, dengan kedua pemain saling berusaha mempertahankan servis mereka. Pertandingan pun harus ditentukan melalui tiebreak, yang menunjukkan betapa sengitnya persaingan di lapangan.
Kesalahan yang dilakukan Griekspoor menjadi penentu di tiebreak, di mana Shelton memanfaatkan momentum untuk meraih kemenangan dengan skor 7-3. Keberhasilan ini menjadi momen penting, memberi Shelton kepercayaan diri yang sangat dibutuhkan untuk melanjutkan pertandingan.
Penampilan Dominan di Set Keempat
Memasuki set keempat, Shelton tampil semakin percaya diri. Ia langsung melesat dengan keunggulan 4-0, mengambil kendali penuh atas permainan dan tidak memberikan peluang bagi Griekspoor untuk bangkit.
Walaupun Griekspoor berusaha untuk memperpanjang pertandingan, Shelton tetap menunjukkan permainan yang solid. Ia menutup set keempat dengan skor 6-2, sekaligus memastikan kemenangan dalam empat set. Kemenangan ini tidak hanya menunjukkan kemampuannya sebagai petenis, tetapi juga kebangkitan semangat juang yang patut diacungi jempol.
Dengan hasil ini, Shelton melanjutkan perjalanannya di US Open dengan harapan tinggi untuk meraih prestasi yang lebih baik, dan mungkin, menciptakan sejarah baru bagi tenis putra Amerika Serikat. Perjuangannya menjadi bukti bahwa ketekunan dan kerja keras dapat membuahkan hasil meskipun menghadapi rintangan di awal. Keberhasilan ini akan menjadi motivasi baginya untuk terus melangkah maju dan meraih impian yang lebih besar di turnamen bergengsi ini.
➡️ Baca Juga: Harta Kekayaan Wali Kota Banjar Sudarsono Capai Rp7,5 Miliar dari Usaha Properti 20 Tahun
➡️ Baca Juga: Juli Mencatat Suhu Tertinggi Kedua di Seluruh Dunia Tahun Ini




